About Us

Sejarah Singkat

Kambik Abhirama, resmi lahir pada tanggal 29 Februari 2020 dengan digagas oleh beberapa anak muda yang memiliki kerinduan dan keinginan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, terutama masyarakat lokal orang asli Papua. Inilah yang menjadi awal mengapa nama Kambik itu sendiri dipilih.

Kambik merupakan bahasa asli masyarakat Moi yang berarti rumah. Tempat atau wadah belajar yang diperuntukkan bagi kaum muda calon pemimpin di masyarakat kelak. Seiring berjalannya waktu Kambik tetap dikenang dan hanya dikenang sebagai sebuah istilah  adat Malamoi. Yayasan Kambik Abhirama (YKA) mencoba membangkitkan kembali makna dari Kambik itu sendiri, dimana ia berada untuk menjadi wadah atau tempat bagi siapa saja yang mau memberi diri untuk dibentuk dan belajar akan banyak hal. Bahasa Moi dipilih mengingat kehadiran Kambik saat ini ada di tengah-tengah masyarakat di wilayah Kota Sorong yang juga merupakan wilayah adat Suku Moi.

Abhirama, salah satu nama yang bergandengan di belakang nama Kambik itu sendiri, merupakan Bahasa Sansakerta yang menyiratkan keindahan dan keharmonisan. Pada dasarnya Abhirama memiliki makna yang beragam, namun bila disandingkan dengan Kambik, maka indah dan selaras merupakan padanan yang tepat. Harmonisasi dengan alam semesta yang diwariskan dan digariskan secara turun-temurun bahkan jauh sebelum manusia itu ada untuk belajar dan membentuk pribadi dan kelompoknya sesuai dengan alam dimana ia hidup di dalamnya.

 

Kalimat ini lahir dari makna Kambik Abhirama itu sendiri.                     Belajar dan Selaras, menjadi dua kata utama dalam menciptakan slogan ini, sehingga ditempatkan di setiap awalan. Hal ini diilustrasikan sama seperti bagaimana nama Kambik Abhirama menjadi pelindung yang ingin mewadahi bagi siapa saja yang ingin belajar untuk menggerakan masyarakatnya dan menjadi penggerak lokal.

Belajar terkandung dalam makna Kambik yang merupakan Bahasa Moi, yang berarti rumah/wadah/ tempat seseorang belajar tentang apa saja untuk menjadi pemimpin di masyarakatnya. Membumi, kata ini muncul setelah belajar, karena pada prinsipnya seseorang yang mau belajar itu haruslah membumi atau dalam istilah lain down to earth. Kata membumi ini di sisi lain, ibaratnya mengungkapkan tentang siapa saja yang diraih atau menjadi sasaran untuk didampingi oleh Yayasan Kambik Abhirama, yaitu masyarakat lokal orang asli Papua. 

Selaras, seperti yang dikatakan sebelumnya, kata ini terkandung dalam makna Abhirama, Bahasa Sansekerta yang berarti keindahan dan keharmonisan, yang bisa disimpulkan juga sebagai sebuah keselarasan, sedangkan mengabdi kemudian muncul menjadi penutup dari kalimat kedua slogan Yayasan Kambik Abhirama setelah melalui proses penyederhanaan filosofi dari Kambik Abhirama, yakni ‘Kambik abhirama merupakan tempat penggerak lokal yang mencintai keindahan dari generasi ke generasi dengan cara damai melalui pengabdian’.

Program Kami

Calling for Volunteers !

Kamu punya passion di dunia literasi? Memiliki minat yang tinggi terhadap pendidikan formal dan kebahagiaan anak-anak di Papua?

Yayasan Kambik Abhirama

Hubungi kami melalui kontak dibawah ini

Jln. Burung Kakatua, Ruko Hawion No.1 – Remu

Kota Sorong – Papua Barat

yayasankambikabhirama@gmail.com